Advertisement
BhirawaNews.com||Mojokerto –26/3/2025 Ketua Prabu 1, Suhartono, menegaskan bahwa pelayanan publik di Kabupaten Mojokerto harus berjalan dengan baik dan merata. Ia menyoroti beberapa hal penting yang menjadi perhatian, di antaranya pelayanan kesehatan, pendidikan, serta perbaikan rumah bagi masyarakat kurang mampu.
Menurut Suhartono, semua rumah sakit di Kabupaten Mojokerto wajib menangani pasien dengan serius dan tidak boleh ada yang menolak pasien, terutama mereka yang membutuhkan pertolongan segera. "Tidak boleh ada rumah sakit yang menolak pasien, semua harus ditangani dengan serius. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Selain itu, Prabu 1 juga menekankan bahwa jual beli jabatan harus diberantas, dan pendidikan harus digratiskan bagi semua anak-anak di Mojokerto. "Pemerintah kabupaten sudah menanggung biaya pendidikan, jadi sekolah harus gratis. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah karena alasan biaya," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, KH Asep juga menambahkan bahwa tidak boleh ada satu pun rumah warga yang tidak memiliki MCK (Mandi, Cuci, Kakus). Selain itu, program bedah rumah harus segera direalisasikan bagi masyarakat yang rumahnya belum layak huni. "Setiap warga berhak tinggal di rumah yang layak. Jangan sampai ada rumah yang belum direhab atau tidak memiliki fasilitas dasar seperti MCK," ungkapnya.
Pernyataan ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Pemerintah Kabupaten Mojokerto pun diharapkan dapat mengawal dan menjalankan kebijakan ini dengan penuh tanggung jawab.(red)